Sabtu, 05 April 2014

10 Artikel Perhari

10 Artikel Perhari

Sepertinya dunia maya kita sedang kebanjiran atau dicarinya penulis-penulis lepas untuk menuliskan artikel yang digunakan untuk menghiasi blog-blog atau web-web dimana pemilik web atau blog tidak bisa menuliskan isi blognya dengan artikel yang baik. Biasanya mereka pemilik blog ingin membuat blog yang berisi misalnya tentang, tekonologi contohnya menceritakan sebuah produk handphone, ipad, iphone, laptop, netbook, atau lainnya. Dan bagi mereka pemilik blog atau web kesulitan dalam penulisan artikelnya biasanya, mereka membuat lowongan kerja seperti "dicari penulis lepas dengan spesifikasi bla..bla...bla" dan lain sebagainya. 

Dan mereka juga mengharapkan dan menghendaki para penulis lepasnya menuliskan artikel yang mereka maui, misalnya 5 artikel perhari atau bahkan lebih, tentunya artikel-artikel tersebut diberi harga, misalnya satu artikel Rp.5000,- dengan 200 kata misalnya atau bahkan 400 kata. Adapula sebuah web membutuhkan 10 artikel perhari, sangat mungkin bila si penulis lepas encer otaknya yah, karena 10 Artikel dengan kriteria yang anti plagiat, copy paste alias original full.

Dalam hal tulis menulis apalagi menulis artikel original tentunya ada tingkat kesulitan-kesulitan misalnya menulis dengan tema teknologi, mereka penulis tidak mungkin secara otodidak dalam menghasilkan artikel berupa teknologi, mereka juga kadang butuh literatur baik asing atau lokal atau istilah asinnya rewritter yang kemudian diolah dengan bahasanya sendiri, dan terkadang dianggap tidak kreatif. 

Kalaupun menulis artikel 10 perhari mungkin termudah bagi orang yang suka fiksi, karena kalau non fiksi butuh macam-macam perangkatnya, baik buku-buku atau majalah serta dokumen-dokumen lainnya. Untuk itu agar bisa menulis 10 artikel perhari butuh latihan dan ide-ide yang cermelang, bukankah menulis artikel lebih utama yang bersifat orginal ?

Sabtu, 15 Maret 2014

Pengaruh Budaya terhadap Lingkungan



Budaya yang di kembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan itu berkembang. Suatu kebudayaan memancarkan suatu ciri khas dari masyarakat yang tampak dari luar, artinya orang asing dapat melihat kekhasan budaya suatu daerah/kelompok. Dengan menganalisa pengaruh dan akibat budaya dan lingkungan, seseorang dapat mengetahui suatu lingkungan berbeda dengan lingkungan yang lainya dan tentu menghasilkan kebudayaan yang berbeda.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kebudayaan yang berlaku dan dikembangkan dalam lingkungan tertentu berimplikasi terhadap pola tata laku, norma, nilai, dan aspek kehidupan lainnya yang akan menjadi ciri khas suatu masyarakat dengan masyarakat  

    Perkembangan kebudayaan terhadap dinamika kehidupan seseorang bersifat kompleks, dan memilki eksistensi dan berkesinambungan dan juga menjadi warisan sosial. Seseorang mampu mempengaruhi kebudayaan dan memberikan peluang untuk terjadinya perubahan kebudayaan. 

    Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok tidak akan terhindar dari pengaruh pengaruh kebudayaan kelompok-kelompok lain dengan adaya kontak-kontak antar kelompok atau melalui proses difusi. Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. Pengadopsian tersebut diprngaruhi oleh faktor-faktor fisikal, seperti iklim, topografi sumber daya alam dan sejenisnya.

Sistem, Unsur dan Substansi Budaya



Sistem
Kata sistem berasal dari bahasa Yunani, yaitu systeme yang berarti seperangkat elemen-elemen (bagian-bagian) yang bekerjasama secara teratur. Konsep system dapat ditujukan kepada: organisasi, kumpulan, himpunan, organ tubuh dan seterusnya. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suatu system, yaitu sistem sosial budaya adalah unsur-unsur sosial budaya yang saling berkaitan dengan yang lain escara teratur, sehingga tercipta tata kelakuan yang serasi bagi masyarakatnya.

        Sistem budaya merupakan komponen dari kebudayaan yang bersifat abstrak dan terdiri dari pikiran-pikiran, gagasan konsep, serta keyakinan dengan demikian sitem kebudayaan merupakan bagian dari kebudayaan yang dalam bahasa Indonesia lebih lazim disebut sebagai adat istiadat. Dalam adat istiadat terdapat juga sitem norma dan disitulah salah satu fungsi sistem budaya adalah menata serta menetapkan tindakan-tindakan dan tingkah laku manusia. 

Unsur
Adanya perbedaan wujud kebudayaan antara satu budaya dengan budaya lain disebabkan karena dalam masyarakat terdiri atas berbagai unsure, baik yang besar maupun yang kecil yang membentuk satu kesatuan. Ada banyak pendapat tentang unsure-unsur yang membentuk satu kebudayaan


Substansi
Substansi (isi) utama kebudayaan merupakan wujud abstrak dari segala macam ide dan gagasan manusia yang bermunculan di dalam masyarakat yang member jiwa kepada masyarakat itu sendiri, baik dalam bentuk atau berupa system pengetahuan, nilai, pandangan hidup, kepercayaan, persepsi, dan etos kebudayaan.